Laprak m1
Nama : Vhira Rizky Dwi Putri
NIM : 2410953026
kelompok : 17
Tanggal praktikum :16 September 2025
Asisten Praktikum : - Rahmi Humira
- Dean Aulyanisa
A.
Percobaan Karakteristik Dioda
|
||||||||||||||||||
B. Percobaan Karakteristik Dioda Zener
|
Resistor |
Vd |
Id |
|
220 Ω |
2.476V |
0.15mA |
|
330 Ω |
2.338V |
0.13mA |
|
470 Ω |
2.205V |
0.09mA |
C
C. Half Bridge Rectifier
|
Vin |
Resistor atau
Kapasitor |
Gelombang Output |
|
6 V |
220 Ω |
|
|
470 Ω |
|
|
|
1000 uF |
|
D. Full Bridge Rectifier
|
Vin |
Resistor atau
Kapasitor |
Gelombang Output |
|
6 V |
220 Ω |
|
|
470 Ω |
|
|
|
1000 uF |
|
Dioda adalah komponen semikonduktor fundamental yang bekerja berdasarkan struktur Sambungan P-N (P-N Junction). Prinsip kerjanya yang paling utama adalah sebagai penyearah atau katup satu arah, yang berarti ia hanya memperbolehkan arus listrik mengalir ke satu arah dan menghambatnya dari arah sebaliknya.
Cara kerja ini diatur oleh dua kondisi yang disebut bias:
Forward Bias (Bias Maju): Ketika kutub positif sumber tegangan dihubungkan ke Anoda dan kutub negatif ke Katoda, dioda bertindak seperti saklar tertutup (ON), sehingga arus listrik dapat mengalir melaluinya dengan mudah.
Reverse Bias (BiasMundur): Ketika kutub positif dihubungkan ke Katoda dan kutub negatif ke Anoda, dioda bertindak seperti saklar terbuka (OFF), sehingga secara efektif memblokir aliran arus.
Sifat dasar sebagai "katup searah" ini menjadi dasar bagi dua fungsi utama dalam dunia elektronika:
1. Mengubah Arus AC menjadi DC (Penyearahan)
Kemampuan dioda yang hanya melewatkan arus satu arah menjadikannya komponen ideal untuk mengubah arus bolak-balik (AC) menjadi arus searah (DC).
Penyearah Setengah Gelombang: Menggunakan satu dioda untuk melewatkan hanya setengah dari siklus gelombang AC (misalnya, hanya bagian positifnya) dan memblokir setengah lainnya. Ini adalah metode penyearahan paling sederhana, namun kurang efisien.
Penyearah Gelombang Penuh: Menggunakan empat dioda dalam konfigurasi jembatan (bridge). Rangkaian ini secara cerdas memanfaatkan kedua siklus gelombang AC (positif dan negatif), mengarahkannya agar arus selalu mengalir dalam satu arah yang sama melalui beban. Hasilnya adalah DC yang lebih stabil dan efisien.
2. Menstabilkan Tegangan (Regulasi)
Terdapat jenis dioda khusus, yaitu Dioda Zener, yang dirancang dengan properti unik pada kondisi reverse bias.
Tidak seperti dioda biasa, dioda Zener akan sengaja "tembus" (breakdown) dan mengalirkan arus jika tegangan panjar mundurnya mencapai nilai spesifik yang disebut Tegangan Zener (VZ). Selama kondisi ini, dioda Zener mampu menjaga tegangan di antara terminalnya agar tetap konstan, sehingga berfungsi sebagai regulator atau penstabil tegangan yang andal.
1. Percobaan karakteristik dioda
2. Percobaan karakteristik dioda zener
3. half bridge rectifier
4. full bridge rectifier
soft file laprak [klik disini]
vidio penjelasan kondisi [klik disini]
download presentasi vidio kondisi [klik disini]
download vidio percobaan 1 [klik disini]
download vidio percobaan 2 [klik disini]
download vidio percobaan 3 [klik disini]
download vidio percobaan 4 [klik disini]
datasheet resistor [klik disini]
datasheet dioda [klik disini]
datasheet kapasitor [klik disini]
rangkaian simulasi proteus [klik disini]
Komentar
Posting Komentar