Laprak M3



1. Jurnal [Kembali]

Nama                          : Vhira Rizky Dwi Putri

NIM                             : 2410953026

Kelompok                   : 17

Tanggal pratkikum     : 30  September 2025

Asisten praktikum      : M. Naufal Lutfi

                                       Achmad Yusuf


 1. Inverting Amplifier

 

Rf (Ω )

 

Vi(V)

Hitung

Gain (- )

 

Vout

 

Bentuk gelombang

 

20

 

1,74

 

 

-2

 

-2,4

 

 

 

50

 

1,74

 

-5

 

-7,55

 

 

 

80

 

1,74

 

-8

 

-7,58

 

 

 
















2. Komperator

 

V1(V)

 

V2(V)

 

Vout(V)

 

3V

 

1V

 

-9,97V

 

1V

 

3V

 

11,26V





 3. LPF -20dB

 

Frekuensi

 

Vin

 

Vout

 

Grafik Sinyal

 

100 Hz

 

1,74(V)

 

1,464(V)

 

 

 

500 Hz

 

1,74(V)

 

0,513(V)

 

 

 

1000 Hz

 

1,74(V)

 

0,261(V)

 

 

 

Sketch Grafik Bole Plot

 

 




 4. HPF 40dB

 

Frekuensi

 

Vin

 

Vout

 

Grafik Sinyal

 

100 Hz

 

1,74(V)

 

0,535(V)

 

 

 

500 Hz

 

1,74(V)

 

1,584(V)

 

 

 

1000 Hz

 

1,74(V)

 

1,669(V)

 

 

 

Sketch Grafik Bole Plot

 

 

 

 

2. Prinsip Kerja [Kembali]

1. inverting amplifier

a. susun rangkaian seperti pada gambar 3.6

gambar 3.6 rangkaian inverting amplifier

b. hubungkan function generator dan osiloskop ke rangkaian inverting amplifier

c. hidupkan osiloskop dan function generatr

d. ukur nilai tegangan keluaran dari inverting amplifier

e. catat hasil tegangan keluaran ke jurnal yang telah disediakan


2. Komparator Amplifier

a. susun rangkaian seperti pada gambar 3.7

gambar 3.7 rangkaian komparator amplifier

b. atur nilai tegangan V1 da V2 menggunakan resistor variabel pada modul
c. aktifkan rangkaian komparator amplifier dengan menghubungkan ke sumber listrik
d. ukur nilai teganagn keluaran dari rangkaian komparator amplifier
e. catat hasil praktikum ke jurnal yang telah disediakan



3. Low Pass Filter

a. buatlah rangkaian LPF -20dB seperti pada gambar 3.8

gambar 3.8 Rangkain LPF -20dB


b. hubungkan catu daya modul RS-A04 operational Amplifier 2.
c. hubungkan function generator input rangkaian LPF -20dB
d. hubungkan probe pertama osiloskop ke input dan probe kedua ke output
e. atur frekuensi sesuai dengan jurnal 100Hz-1000Hz
f. perhatikan gambar sinyal pada osiloskop
g. ukur tegangan input dan output menggunakan multimeter
h. catat hasil praktikum ke jurnal yang telah disediakan



4. High Pass Filter

a. buatlah rangkaian HPF 40dB seperti pada gambar 3.9

gambar 3.9 rangkaian HPF 40dB

b. hubungkan catu daya modul RS-A04 operational amplifier 2
c. hubungkan function generator input rangkaian HPF 40dB
d. hubungkan probe pertama osiloskop ke input dan probe kedua ke output
e. atur frekuensi sesuai dengan jurnal 100Hz-1000Hz
f. perhatikan gambar sinyal pada osiloskop
g. ukur tegangan input dan output menggunakan multimeter
h. catat hasil praktikum ke jurnal yang telah disediakan


3. Video Percobaan [Kembali]

                                                                 Penjelasan kondisi 7




1. Inverting Amplifier 



2. Komparator




3. LPF -20dB



4. HPF 40dB








4. Analisa[Kembali]

1. Analisa prinsip kerja dari rangkaian Inverting Amplifier berdasarkan nilai percobaan.

Jawab : 

   Rangkaian Inverting Amplifier bekerja dengan prinsip bahwa tegangan output dibalik 180° terhadap input dan besarannya ditentukan oleh perbandingan resistor feedback 

Rf terhadap resistor input Rin. Dari hasil percobaan terlihat bahwa semakin besar nilai Rf, maka semakin besar pula gain yang dihasilkan sehingga amplitudo output meningkat, namun tetap mengalami pembalikan fasa terhadap input. Hal ini sesuai dengan teori persamaan Vout=RfRinVin, di mana tanda negatif menunjukkan adanya pembalikan fasa pada sinyal keluaran.

2. Apa yang terjadi jika input komparator mendekati sama dengan tegangan referensi?

Jawab:

    Jika input komparator mendekati sama dengan tegangan referensi, maka output komparator akan berada pada kondisi transisi atau tidak stabil. Hal ini terjadi karena komparator hanya membandingkan besar tegangan, sehingga perbedaan kecil antara kedua input dapat menyebabkan output tiba-tiba berubah ke tegangan saturasi positif (+Vcc) atau negatif (−Vcc). Dalam kondisi ideal saat kedua tegangan sama persis, output berada pada titik batas dan sangat sensitif terhadap gangguan atau noise, sehingga dapat beralih ke salah satu level saturasi.

3. Bagaimana perbandingan antara nilai perhitungan dengan pengukuran?

Jawab:

Hasil pengukuran secara umum sesuai dengan perhitungan. Pada Inverting Amplifier nilai gain dan Vout sesuai teori, pada komparator output jenuh ke ±Vcc, sedangkan pada HPF dan LPF terlihat peredaman sinyal sesuai karakteristik filter. Perbedaan kecil antara teori dan praktik disebabkan toleransi komponen serta keterbatasan alat ukur.

4. Analisa prinsip kerja dari LPF berdasarkan hasil percobaan.

Jawab:

    Prinsip kerja Low Pass Filter (LPF) adalah melewatkan sinyal dengan frekuensi rendah dan meredam sinyal dengan frekuensi tinggi. Berdasarkan hasil percobaan, ketika frekuensi input 100 Hz hingga 1000 Hz, keluaran masih dapat melewati filter meskipun amplitudonya turun drastis dari 5 V menjadi sekitar 11–13 mV. Hal ini menunjukkan bahwa LPF tetap melewatkan sinyal pada frekuensi rendah (100 Hz), dan semakin tinggi frekuensi (500 Hz hingga 1000 Hz), output semakin melemah akibat efek peredaman filter. Dengan demikian, hasil percobaan sesuai teori bahwa LPF berfungsi melewatkan frekuensi rendah dan menolak frekuensi tinggi.

5. Analisa prinsip kerja dari HPF berdasarkan hasil percobaan.

Jawab:

    Hasil percobaan menunjukkan bahwa pada frekuensi 100 Hz keluaran HPF sangat kecil (≈1,7 mV dari 5 V), sedikit meningkat pada 500 Hz (≈2,1 mV), lalu kembali menurun pada 1000 Hz (≈1,7 mV). Hal ini menunjukkan bahwa sinyal frekuensi rendah teredam kuat dan frekuensi cut-off rangkaian berada jauh di atas 1000 Hz. Penurunan pada 1000 Hz terjadi karena pengaruh respon nyata rangkaian, seperti toleransi komponen, rugi-rugi, dan keterbatasan penguatan op-amp, sehingga amplitudo tidak terus naik idealnya. Hasil ini tetap sesuai dengan prinsip HPF yang melewatkan frekuensi tinggi dan meredam frekuensi rendah.


5. Download File[Kembali]

File Laporan Akhir [klik disini]

Vidio Penjelasan Kondisi [klik disini]

Vidio Penjelasan Inverting Amplifier [klik disini]

Vidio Penjelasan Komparator [klik disini]

Vidio Penjelasan LPF -20dB [klik disini]

Vidio Penjelasan HPF 40dB [klik disini]

Datasheet Multimeter [Klik Disini] 

Datasheet Resistor [klik disini]

Datasheet OP-AMP [Klik Disini]

Download Datasheet [Klik Disini]

Datasheet Kapasitor [klik disini]

Download Darasheet Osiloskop [Klik Disini]



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Karakteristik Dioda

Tugas Pendahuluan & Kondisi

Operational Amplifier dan Filter