Laprak M-3
Jurnal Praktikum Pengukuran Besaran dan Rangkaian Listrik
MODUL 3 :
HUKUM OHM, HUKUM KIRCHOFF, VOLTAGE & CURRENT DIVIDER, MESH, NODAL, THEVENIN
Nama : Vhira Rizky Dwi Putri
No.BP : 2410953026
Tanggal Praktikum : 06 Mei 2025
Asisten : Ghina Salsabila
Putri Aisyah John
1. Hukum OHM
|
R
terbaca |
V |
I |
R Perhitungan |
|
560 |
4,99
V |
30Ma |
16633 |
|
1k |
4,98
V |
30Ma |
166 |
|
1k2 |
5 V |
30mA |
166,66 |
- Hukum 1 Kirchoff
|
R terbaca |
V |
I 1,
2, 3 (perhitungan) |
I
total |
I
Perhitungan (V/R) |
|
560 |
5 V |
30mA |
90mA |
22,95mA |
|
680 |
5 V |
30mA |
90mA |
22,95mA |
|
750 |
5 V |
30mA |
90mA |
22,95mA |
|
R terbaca |
I |
V 1,
2, 3 (Perhitungan) |
V R
total |
ΣV (V=IR) |
|
560 |
3mA |
1,235 V |
5,01 V |
5,97 V |
|
680 |
3mA |
1,775 V |
5,01 V |
5,97 V |
|
750 |
3mA |
2V |
5,01 V |
5,97 V |
|
R
terbaca |
I |
V 1,
2, 3 (Perhitngan) |
V R
total |
ΣV |
|
1k |
1,6mA |
1,665 V |
4.995 V |
|
|
1k |
1,6mA |
1,661 V |
4.995 V |
4.8 V |
|
1k |
1,6mA |
1,669 V |
4.995 V |
4.8 V |
- Current Divider
|
R
terbaca |
V |
I 1,
2, 3 (perhitungan) |
I
total |
I
Perhitungan |
|
1k |
4.98 V |
5mA |
15mA |
14.98mA |
|
1k |
4.98 V |
5mA |
15mA |
14.94mA |
|
1k |
4.98V |
5mA |
15mA |
14.94mA |
|
Resistor |
Resistansi |
Tegangan Terukur(V) |
Arus
(mA) I=V/R |
Arus
Mesh (mA) |
||
|
Terbaca |
Terukur |
|||||
|
Ra |
1k Ω |
998 Ω |
2.8 |
2,8mA |
|
2,8mA |
|
Rb |
1k Ω |
988 Ω |
1.8 |
1,8mA |
|
1,8mA |
|
Rc |
1k Ω |
1.1k Ω |
0.7 |
0,6mA |
|
0,63mA |
|
Rd |
1k Ω |
1k Ω |
2 |
2 mA |
|
1mA |
|
Re |
1k Ω |
996 Ω |
0,5 |
0,5mA |
|
1,17mA |
|
Rf |
1k Ω |
992 Ω |
0,2 |
0,2mA |
|
0,2mA |
|
Rg |
1k Ω |
1k Ω |
0,5 |
0,5mA |
|
0,5mA |
Prosedur Percobaan
1. Hukum OHM
a. Buatlah rangkaian seperti
gambar di bawah
Gambar 3.4
b. Pilih
resistor dengan resistansi sesuai dengan kondisi
c. ukur
tegangan dan arus memakai voltmeter dan amperemeter dan catat pada jurnal
percobaan.
2. Hukum
Kirchoff
a. Buatlah rangkaian seperti
gambar rangkaian di bawah
Gambar 3.5
b. Pilih
resistor dengan resistansi sesuai dengan kondisi
c. Ukur
tegangan dan arus memakai voltmeter dan amperemeter dan catat pada jurnal
percobaan.
3. Voltage & Current Divider
a. Buatlah rangkaian seperti
gambar rangkaian di bawah
Gambar 3.6
b. Pilih
resistor dengan resistansi sesuai dengan kondisi
c. Ukur
tegangan dan arus memakai voltmeter dan amperemeter dan catat pada jurnal
percobaan.
4. Teorema
Mesh
a. Buatlah
rangkaian seperti gambar rangkaian di bawah
Gambar 3.7
b. Pilih
resistor dengan resistansi sesuai dengan kondisi
c. ukur
tegangan dan arus memakai voltmeter dan amperemeter dan catat pada jurnal
percobaan.
5. Nodal
a. Buatlah rangkaian seperti
gambar rangkaian di bawah
Gambar 3.8
b. Pilih
resistor dengan resistansi sesuai dengan kondisi
c. ukur
tegangan dan arus memakai voltmeter dan amperemeter dan catat pada jurnal
percobaan.
6. Teorema
Thevenin
a. Buatlah
rangkaian seperti gambar rangkaian di bawah
Gambar 3.9
Gambar 3.10
b. Pilih
resistor dengan resistansi sesuai dengan kondisi
c. ukur tegangan dan arus memakai voltmeter dan amperemeter dan catat pada jurnal percobaan.
· Hukum Ohm
1. Bandingkan nilai resistansi terbaca dan perhitungan !
Jawab :
Nilai resistansi yang terukur sebesar 560, 1k, dan 1.2k Ω, sementara hasil perhitungan menunjukkan nilai sebesar 166.33, 166, dan 166.66 Ω. Terlihat adanya selisih yang cukup besar antara hasil pengukuran dan perhitungan. Perbedaan ini kemungkinan disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain kurangnya ketelitian praktikan dalam melakukan pengamatan dan perakitan alat, adanya toleransi nilai pada resistor yang digunakan, serta kemungkinan kesalahan pribadi dari praktikan selama proses percobaan.
· Hukum Kirchoff
1. Bandingkan nilai Itotal perhitungan dengan Itotal pengukuran!
Jawab :
Berdasarkan data yang diperoleh, arus total hasil perhitungan adalah 90 mA, sedangkan arus total hasil pengukuran sebesar 22.95 mA. Perbedaan yang cukup signifikan ini kemungkinan besar disebabkan oleh beberapa faktor, seperti kesalahan dalam penggunaan alat oleh praktikan, pemasangan jumper yang kurang tepat, serta kekeliruan saat membaca alat ukur.
2. Bandingkan nilai Vtotal perhitungan dengan Vtotal pengukuran!
Jawab :
Tegangan total hasil perhitungan adalah 5.01 V dengan rincian V1 = 1.235 V, V2 = 1.775 V, dan V3 = 2 V. Sementara itu, hasil pengukuran menunjukkan V1 = 1.68 V, V2 = 2.04 V, dan V3 = 2.25 V, sehingga tegangan totalnya menjadi 5.97 V. Selisih sekitar 0.98 V ini kemungkinan disebabkan oleh ketidaktepatan saat membaca alat ukur serta gangguan fisik seperti pergeseran probe saat pengukuran dilakukan.
· Voltage & Current Divider
1. Bandingkan nilai Itotal perhitungan dengan Itotal pengukuran!
Jawab :
Hasil pengukuran menunjukkan arus total sebesar 15 mA, sedangkan hasil perhitungan adalah 14.94 mA. Perbedaan yang sangat kecil ini menunjukkan bahwa praktikum telah dilaksanakan dengan cukup baik. Namun, masih terdapat sedikit ketidakstabilan dalam pembacaan dan pencatatan angka pada multimeter yang kemungkinan menjadi penyebab selisih tersebut.
2. Bandingkan nilai Vtotal perhitungan dengan Vtotal pengukuran!
Jawab :
Berdasarkan hasil pengukuran, tegangan total tercatat sebesar 4.995 V dengan rincian V1 = 1.665 V, V2 = 1.661 V, dan V3 = 1.669 V. Sementara itu, hasil perhitungan menunjukkan nilai V total sebesar 5 V. Perbedaan yang sangat kecil ini menunjukkan kesesuaian antara pengukuran dan perhitungan. Meskipun demikian, kemungkinan terdapat sedikit penyimpangan yang disebabkan oleh faktor human error maupun kondisi suhu lingkungan yang tidak stabil.
· Mesh
1. Bandingkan nilai resistansi terbaca dengan terukur
Jawab :
Hasil pembacaan menunjukkan bahwa nilai resistansi keseluruhan adalah 1KΩ, sedangkan hasil pengukuran masing-masing resistor adalah 998Ω, 998Ω, 1.1KΩ, 1KΩ, 996Ω, 1KΩ, dan 992Ω. Terlihat adanya sedikit perbedaan antara nilai nominal dan nilai yang terukur. Selisih ini kemungkinan disebabkan oleh faktor seperti kesalahan manusia (human error) serta adanya toleransi pada nilai resistor yang digunakan.
2. Bandingkan arus terukur dan arus hasil perhitungan
Jawab :
Berdasarkan hasil percobaan, diperoleh data arus hasil pengukuran sebagai berikut: IRa = 2.8 mA, IRb = 1.8 mA, IRc = 0.6 mA, IRd = 2 mA, IRe = 0.5 mA, IRf = 0.5 mA, dan IRg = 0.2 mA.
Sementara itu, hasil perhitungan menunjukkan nilai IRa = 2.8 mA, IRb = 1.8 mA, IRc = 0.6 mA, IRd = 1 mA, ,IRe = 1.17 mA, IRf = 0.5 mA, dan IRg = 0.2 mA. Dari data tersebut, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar nilai arus yang diperoleh cukup mendekati hasil perhitungan. Perbedaan kecil yang muncul kemungkinan disebabkan oleh kenaikan suhu resistor akibat penggunaan yang cukup lama serta kesalahan kecil dalam proses perhitungan oleh praktikan.
Vidio Praktikum [DISINI]
Vidio Analisis Voltage & Current Divider [DISINI]
Vidio Mesh Analysis [DISINI]







Komentar
Posting Komentar